Makassar, 11 Juli 2026 – Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum KPT 2024 Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai langkah strategis dalam memperkuat implementasi kurikulum yang selaras dengan kebijakan nasional penjaminan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026) di Aula Fakultas Pertanian Unismuh Makassar dan diikuti oleh pimpinan fakultas, Gugus Kendali Mutu (GKM), dosen Program Studi Kehutanan, serta narasumber dari kalangan akademisi.
Workshop mengusung tema "Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Berorientasi SDGs dalam Implementasi Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025", sebagai bentuk komitmen Program Studi Kehutanan dalam menghasilkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Implementasi OBE menjadi salah satu pendekatan penting dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi sesuai regulasi terbaru pemerintah.
Acara dibuka secara resmi melalui rangkaian kegiatan yang meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serta sambutan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Ir. Andi Khaeriyah, IPU. Beliau turut mensupport kegiatan prodi khususnya dalam mendorong penyesuaian kurikulum demi kemajuan dan persiapan jangka panjang bagi Prodi Kehutanan dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti re-Akreditasi LAM-PTIP. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama workshop yang menghadirkan Dr. Ir. Mais Ilsan, M.P. sebagai narasumber. Beliau memberikan pemaparan mengenai arah kebijakan pengembangan kurikulum berbasis OBE, penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), penyusunan profil lulusan, pemetaan bahan kajian, hingga pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.
Dalam sesi diskusi, para dosen aktif memberikan masukan terkait penyempurnaan struktur kurikulum, integrasi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders), implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta penguatan kompetensi lulusan yang relevan dengan tantangan sektor kehutanan di era transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan.
Ketua Program Studi Kehutanan, Ir. Jauhar Mukti, S.Hut., M.Hut., IPM., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan momentum penting dalam memastikan kurikulum Program Studi Kehutanan selalu mengikuti perkembangan regulasi nasional sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
"Kurikulum merupakan jantung proses pendidikan. Melalui workshop ini kami berharap seluruh dosen memiliki persepsi yang sama dalam menyusun kurikulum berbasis Outcome-Based Education sehingga lulusan Kehutanan Unismuh Makassar memiliki kompetensi yang unggul, adaptif, berkarakter Islami, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA, yang dibagi ke dalam sesi pemaparan materi, diskusi, serta penyelarasan dokumen kurikulum dan RPS sebagai tindak lanjut implementasi kurikulum OBE di lingkungan Program Studi Kehutanan.
Workshop ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pimpinan fakultas, dan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar. Diharapkan hasil workshop ini menjadi dasar penyusunan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri kehutanan, serta mendukung pencapaian akreditasi unggul dan peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
No comments yet. Be the first to comment!