Gambar: sampul artikel, dari Poppy Oktadiyani dkk. (2015), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tengah dan Balai Penelitian Kehutanan Manado merumuskan strategi pengembangan ekowisata untuk Taman Wisata Alam (TWA) Wera. Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian pada 2015 ini menilai potensi wisata dari sisi pasokan dan permintaan, lalu menyusun arah pengembangan yang mendukung pengelolaan kawasan konservasi secara efektif. Hasilnya menempatkan pengembangan wisata alam Wera pada strategi agresif, yakni promosi intensif pada segmen tertentu.
Menurut penelitian ini, segmen yang paling tepat disasar adalah pelajar dan masyarakat berusia 7 hingga 35 tahun. Dari sisi jenis wisata, TWA Wera dinilai cocok untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata panorama alam, fenomena alam, pengamatan satwa liar, hiking, pendidikan dan konservasi, outbound, wisata religi, serta wisata pedesaan. Peneliti mencatat pengembangan wisata alam berkelanjutan di kawasan ini membutuhkan sinergi banyak pihak dan pengelolaan sumber daya yang kuat.
Bagi masyarakat sekitar hutan, arah pengembangan ini membuka peluang usaha dan keterlibatan dalam kegiatan wisata. Bagi pengelola kawasan, strategi tersebut menjadi acuan agar pemanfaatan wisata tetap sejalan dengan upaya konservasi sumber daya alam.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Ecotourism Development Strategy Of Wera Nature Recreation Park (NRP) karya Poppy Oktadiyani Poppy Oktadiyani, Iwanuddin Iwanuddin dan Helwinsyah Helwinsyah, terbit di Jurnal Wasian Vol. 2 No. 1 (2015). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Poppy Oktadiyani, P. O., Iwanuddin, I., & Helwinsyah, H. (2015). Ecotourism Development Strategy Of Wera Nature Recreation Park (NRP). Jurnal Wasian, 2(1), 9–20. https://doi.org/10.62142/psg00q90
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!