Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Apr 24, 2026 · Research · 1 min read
Warga Battang Diminta Aktif, Bukan Hanya Jadi Penonton Ekowisata
1236 views
0 comments
0 likes

Warga Battang Diminta Aktif, Bukan Hanya Jadi Penonton Ekowisata

Penelitian di Hutan Battang, Palopo, menemukan bahwa kesadaran konservasi dan partisipasi sosial warga adalah kunci utama terjaganya hutan dan kestabilan ekologi, bukan sekadar program ekowisata.

Gambar: sampul artikel, dari Asjulia dkk. (2026), Jurnal Wasian, lisensi CC BY 4.0.

Tim peneliti dari Universitas Islam Makassar meneliti kawasan Hutan Battang di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Studi yang dipublikasikan di Jurnal Wasian ini melibatkan 280 responden dari kelompok tani hutan, pelaku wisata lokal, tokoh adat, dan warga sekitar hutan. Tujuannya melihat peran ekowisata, kesadaran konservasi, dan partisipasi sosial dalam menjaga hutan dan kestabilan ekologi di kawasan yang selama ini menghadapi tekanan alih fungsi lahan dan penebangan liar.

Hasilnya, kesadaran konservasi dan partisipasi sosial warga terbukti berpengaruh nyata terhadap kelestarian hutan. Sebaliknya, strategi ekowisata tidak berpengaruh signifikan terhadap kelestarian hutan. Meski begitu, ketiga faktor tersebut sama-sama berpengaruh terhadap kestabilan ekologi, dengan partisipasi sosial sebagai faktor paling dominan. Menurut penelitian ini, keberhasilan ekowisata sangat bergantung pada dukungan sosial dan nilai-nilai konservasi yang mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, bukan eksploitatif.

Bagi masyarakat sekitar hutan, temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan konservasi lebih menentukan daripada sekadar membangun objek wisata. Kawasan Battang sendiri merupakan sumber penghidupan bagi komunitas adat Ba'tan dan telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Battang Sipatuo sejak 2021. Penelitian ini mencatat bahwa pembangunan ekowisata di kawasan tersebut masih terkendala keterbatasan kelembagaan dan rendahnya partisipasi aktif warga.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Synergy of Ecotourism Strategy, Conservation Awareness, and Social Participation in Supporting Forest Conservation and Ecological Stability karya Asjulia Asjulia, Herawaty Herawaty, Dian Mitrnawaty Sultan, Putri Alifiah dan asjulia asjulia, terbit di Jurnal Wasian Vol. 13 No. 01 (2026). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Asjulia, A., Herawaty, H., Sultan, D. M., Alifiah, P., & asjulia, A. (2026). Synergy of Ecotourism Strategy, Conservation Awareness, and Social Participation in Supporting Forest Conservation and Ecological Stability. Jurnal Wasian, 13(01), 1–11. https://doi.org/10.62142/3pfzrr19

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark