Gambar: sampul artikel, dari Arif dkk. (2026), Jurnal Wasian, lisensi CC BY 4.0.
Tim peneliti dari Universitas Khairun mengukur cadangan karbon hutan bakau di Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Penelitian ini menemukan bahwa hutan bakau seluas 500 meter persegi yang menjadi lokasi pengamatan menyimpan karbon di atas permukaan tanah sebesar 200,47 ton per hektare, setara 735,72 ton CO₂ per hektare. Sementara karbon organik tanah di bawahnya mencapai 391,18 ton per hektare atau setara 1.435,64 ton CO₂ per hektare. Temuan ini penting karena hutan bakau Gambesi termasuk yang tersisa di Pulau Ternate dan terus terancam alih fungsi lahan, sampah rumah tangga, serta abrasi pantai.
Hutan ini didominasi dua jenis bakau, yaitu Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian, tegakan di lokasi ini tergolong muda dengan diameter batang rata-rata 14,76 sentimeter. Meski demikian, bakau tetap menyimpan karbon dalam jumlah besar, baik pada batang, akar, maupun tanah. Peneliti mencatat bahwa pasang surut air laut ikut membawa sedimen kaya bahan organik yang terperangkap di antara akar bakau, sehingga memperkuat kemampuan hutan ini menyerap karbon.
Bagi masyarakat pesisir Ternate, hutan bakau Gambesi berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang, sekaligus tempat berkembang biak ikan dan kepiting. Penelitian ini menegaskan bahwa upaya menjaga bakau yang tersisa merupakan kontribusi nyata daerah terhadap target pembangunan berkelanjutan, terutama penanganan perubahan iklim, perlindungan ekosistem pesisir, dan pelestarian ekosistem darat. Namun tim peneliti mengingatkan bahwa data karbon di Gambesi masih terbatas dan perlu pendataan lapangan yang lebih luas.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Estimation of Carbon Stock in Gambesi Mangrove Ecosystem as an Action Toward Achieving the Sustainable Development Goals karya Nurfadhilah Arif, Sabaruddin B, Jauhar Mukti dan Much Hidayah Marasabessy, terbit di Jurnal Wasian Vol. 13 No. 02 (2026). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Arif, N., B, S., Mukti, J., & Marasabessy, M. H. (2026). Estimation of Carbon Stock in Gambesi Mangrove Ecosystem as an Action Toward Achieving the Sustainable Development Goals. Jurnal Wasian, 13(02), 56–65. https://doi.org/10.62142/5weq4150
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!