Gambar: sampul artikel, dari Ady (2017), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado meneliti rehabilitasi mangrove di Pantai Alo, Pulau Karakelang, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Penelitian yang berlangsung Juni 2013 hingga April 2017 ini menguji penanaman bakau jenis Rhizophora mucronata Lamk menggunakan propagul, yaitu bibit alami yang tumbuh dari buah. Hasilnya, penanaman dinilai berhasil pada usia 1,5 bulan, tetapi dinyatakan gagal saat tanaman berumur 48 bulan.
Menurut penelitian ini, selain gelombang dan pasang surut, rendahnya unsur hara pada substrat atau tanah dasar menjadi faktor utama yang memengaruhi keberhasilan rehabilitasi mangrove di Pantai Alo. Dari enam perlakuan yang diuji, perlakuan K5 memberi tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan tanaman tertinggi. Perlakuan itu menggunakan akar napas atau pneumatofor sebagai penopang. Sebaliknya, penanaman tanpa penopang atau perlakuan K1 memiliki tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan terendah sejak awal penanaman.
Temuan ini penting bagi upaya rehabilitasi mangrove di Indonesia. Menanam bakau di pesisir terbuka tidak cukup hanya dengan menancapkan propagul. Kondisi tanah, hempasan gelombang, dan pasang surut perlu diperhitungkan agar bibit tidak mati di kemudian hari. Bagi masyarakat sekitar hutan, khususnya di Kepulauan Talaud, cara penanaman dengan penopang seperti pada perlakuan K5 bisa menjadi acuan agar hasil penanaman lebih bertahan lama.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Mangrove Rehabilitation at Alo Beach (Karakelang Islands, Talaud) Using Propagul of Rhizophora mucronata Lamk karya Ady Suryawan Ady, terbit di Jurnal Wasian Vol. 4 No. 2 (2017). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Ady, A. S. (2017). Mangrove Rehabilitation at Alo Beach (Karakelang Islands, Talaud) Using Propagul of Rhizophora mucronata Lamk. Jurnal Wasian, 4(2), 69–78. https://doi.org/10.62142/1afyfs82
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!