Gambar: sampul artikel, dari Mappiasse dkk. (2024), Jurnal Wasian, lisensi CC BY 4.0.
Tim peneliti dari Universitas Muslim Maros menemukan serangan hama pada tegakan bakau di sepanjang pesisir Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian, mereka mencatat 107 pohon bakau mengalami kerusakan akibat empat kelompok hama: penghisap daun, ulat pemakan daun, penggerek batang, dan rayap. Kerusakan yang ditemukan beragam, mulai dari daun berubah warna, tunas dan daun rusak, luka terbuka, keluarnya getah, batang retak, hingga cabang patah atau mati.
Dari tiga spesies bakau yang diamati, Avicennia lanata menjadi yang paling rentan dengan 50 pohon terdampak. Penggerek batang paling parah menyerang spesies ini, menyebabkan luka terbuka dan getah keluar pada 11 pohon, empat di antaranya sampai mengalami keretakan kayu. Rayap juga membuat cabang patah atau mati pada 11 pohon Avicennia lanata. Menurut penelitian ini, kayu Avicennia lanata diduga lebih lemah dan kurang memiliki pertahanan kimia alami dibanding jenis Rhizophora. Sementara itu, bakau Rhizophora apiculata tercatat 36 pohon terdampak, dengan penghisap daun sebagai serangan terbanyak yang membuat daun berubah warna.
Temuan ini penting karena bakau di pesisir Maros berperan menahan gelombang, mencegah erosi, menjadi habitat ikan dan udang, serta menyimpan karbon. Serangan hama yang tidak ditangani dapat menurunkan produktivitas dan mempercepat kerusakan hutan bakau. Tim peneliti menilai data ini bisa menjadi dasar penyusunan strategi pengelolaan bakau yang lebih baik, termasuk pengendalian hama yang disesuaikan dengan jenis pohonnya.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Recognition and Analysis of Pest-Induced Damage in Mangrove Ecosystems: A Case Study in Maros Coastal Region karya Muh Faisal Mappiasse, Andi Nurul Mukhlisa dan Muh. Faisal M Mappiasse, terbit di Jurnal Wasian Vol. 11 No. 2 (2024). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Mappiasse, M. F., Mukhlisa, A. N., & Mappiasse, M. F. M. (2024). Recognition and Analysis of Pest-Induced Damage in Mangrove Ecosystems: A Case Study in Maros Coastal Region. Jurnal Wasian, 11(2), 65–76. https://doi.org/10.62142/syae7z28
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!