Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Mei 15, 2025 · Research · 1 min read
Burung Pemakan Serangga Mendominasi di Kebun Kopi dan Hutan HKm Wana Jaya
1104 views
0 comments
0 likes

Burung Pemakan Serangga Mendominasi di Kebun Kopi dan Hutan HKm Wana Jaya

Penelitian di HKm Wana Jaya, KPH Batutegi, menemukan 35 spesies burung di tiga tipe tutupan lahan. Hutan tetap paling kaya, tetapi agroforestri kopi ikut menopang konservasi burung.

Gambar: sampul artikel, dari Pardede dkk. (2025), Jurnal Wasian, lisensi CC BY 4.0.

Tim peneliti dari Universitas Lampung mencatat 35 spesies burung dari 19 keluarga dengan total 167 individu di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Wana Jaya, KPH Batutegi, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Wasian ini membandingkan tiga tipe tutupan lahan dalam satu bentang perbukitan: hutan, agroforestri berbasis kopi, dan kopi monokultur. Hasilnya, hutan memang menyimpan kekayaan burung tertinggi, tetapi kebun kopi campuran tetap menjadi tempat hidup yang berarti bagi banyak jenis burung.

Hutan mencatat 26 spesies burung, sementara kopi monokultur hanya 11 spesies. Nilai keragaman jenis di ketiga tipe lahan tergolong sedang, dengan hutan tertinggi (2,988), diikuti agroforestri kopi (2,648) dan kopi monokultur (2,035). Yang menarik, burung pemakan serangga mendominasi di semua tipe habitat. Menurut penelitian ini, hal itu menunjukkan ketahanan ekologis yang tidak terduga di lanskap hutan-kopi tropis. Dari seluruh jenis yang tercatat, 10 spesies dilindungi peraturan nasional dan tiga jenis masuk daftar CITES Appendix II.

Bagi masyarakat sekitar hutan, temuan ini memberi alasan kuat untuk mempertahankan pohon-pohon di kebun kopi. Agroforestri kopi tidak menggantikan hutan, tetapi dapat menjadi habitat penunjang bagi burung, termasuk jenis-jenis yang dilindungi. Peneliti juga mencatat bahwa tutupan hutan di HKm Wana Jaya tidak rapat akibat kegiatan penyadapan getah dan pembukaan lahan untuk kopi monokultur.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Insectivorous Birds Dominate Across Land-Use Gradient Revealing Unexpected Ecological Resilience in Tropical Forest-Coffee Landscapes karya Lusiana Pardede, Dian Iswandaru, Yulia Rahma Fitriana, Arief Darmawan, Hari Kaskoyo, Christine Wulandari, Rahmat Safe'I, Susni Herwanti, Novriyanti Novriyanti, Indra Gumay Febryano dan lusiana pardede, terbit di Jurnal Wasian Vol. 12 No. 01 (2025). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Pardede, L., Iswandaru, D., Rahma Fitriana, Y., Darmawan, A., Kaskoyo, H., Wulandari, C., Safe'I, R., Herwanti, S., Novriyanti, N., Gumay Febryano, I., & pardede, L. (2025). Insectivorous Birds Dominate Across Land-Use Gradient Revealing Unexpected Ecological Resilience in Tropical Forest-Coffee Landscapes. Jurnal Wasian, 12(01), 22–34. https://doi.org/10.62142/5vf89h84

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark