Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Apr 02, 2015 · Research · 1 min read
45 Jenis Tumbuhan Obat Ditemukan di Hutan Pesisir Tangkoko
1104 views
0 comments
0 likes

45 Jenis Tumbuhan Obat Ditemukan di Hutan Pesisir Tangkoko

Penelitian di hutan pesisir Cagar Alam Tangkoko, Desa Batu Putih, mencatat sedikitnya 45 jenis tumbuhan yang dipakai masyarakat setempat sebagai obat tradisional.

Gambar: sampul artikel, dari Diah dan Julianus (2015), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Tim peneliti dari Balai Penelitian Kehutanan Manado mencatat sedikitnya 45 jenis tumbuhan di hutan pesisir Cagar Alam Tangkoko yang dimanfaatkan masyarakat Desa Batu Putih untuk pengobatan tradisional. Penelitian yang dilakukan Diah Irawati Dwi Arini dan Julianus Kinho ini bertujuan mengetahui potensi keragaman tumbuhan obat di kawasan tersebut, dan hasilnya diterbitkan di Jurnal Wasian pada 2015.

Keempat puluh lima jenis itu tergolong dalam 31 famili. Famili Euphorbiaceae paling banyak anggotanya, yakni enam jenis. Berdasarkan bentuk tumbuhnya, 25 jenis berupa pohon, 10 jenis perdu, 7 jenis herba, dan 3 jenis liana atau tumbuhan merambat. Beberapa jenis yang sering dipakai antara lain Epipremium elegans Engl untuk luka, Canarium asperum Benth untuk radang telinga, Adenostema sp. untuk sariawan, serta Arenga pinnata Wurmb Merr dan Calophyllum inophyllum L. untuk keluhan ginjal. Ada pula Etlingera rosea BLBurtt & RMSm. yang dipakai sebagai jamu untuk perawatan setelah melahirkan.

Bagi masyarakat sekitar hutan, temuan ini menegaskan bahwa hutan pesisir bukan sekadar bentang alam, tetapi juga sumber bahan pengobatan yang diwariskan turun-temurun. Penelitian ini mencatat pengetahuan warga Desa Batu Putih sebagai dasar untuk mendata tumbuhan obat di kawasan konservasi.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Diversity of Medicinal Plants on Coastal Forest in Tangkoko Natural Reserve karya Diah Irawati Dwi Arini Diah dan Julianus Kinho Julianus, terbit di Jurnal Wasian Vol. 2 No. 1 (2015). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Diah, D. I. D. A., & Julianus, J. K. (2015). Diversity of Medicinal Plants on Coastal Forest in Tangkoko Natural Reserve. Jurnal Wasian, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.62142/r15byt22

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark