Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jul 05, 2021 · Research · 1 min read
Masyarakat Bali Jaga Pranajiwa dengan Filosofi Tri Hita Karana
1247 views
0 comments
0 likes

Masyarakat Bali Jaga Pranajiwa dengan Filosofi Tri Hita Karana

Pranajiwa (Euchresta horsfieldii) banyak dipakai balian sebagai obat tradisional. Masyarakat sekitar Bedugul, Bali, memanennya dengan prinsip Tri Hita Karana agar tetap lestari.

Gambar: sampul artikel, dari Rubangi dkk. (2021), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Pranajiwa (Euchresta horsfieldii) merupakan tanaman obat yang banyak digunakan masyarakat Bali, terutama oleh para balian atau penyembuh tradisional. Tim peneliti dari Pusat Riset Masyarakat dan Budaya serta Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan BRIN meneliti pemanfaatan dan upaya pelestarian tanaman ini di masyarakat sekitar Bedugul, Bali. Hasilnya diterbitkan di Jurnal Wasian pada 2021.

Penelitian ini menemukan bahwa pranajiwa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit, baik oleh balian maupun masyarakat umum. Namun, takaran penggunaannya sangat beragam karena tidak ada dosis standar. Meski begitu, pemanenan dilakukan dengan memegang prinsip keberlanjutan sesuai filosofi Tri Hita Karana, yaitu keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. Pemanenan umumnya untuk kebutuhan sendiri. Meskipun ada jual beli, tim peneliti mencatat hal itu belum menyebabkan eksploitasi berlebihan.

Upaya konservasi juga dilakukan masyarakat, terutama para balian, dengan mencoba membudidayakan pranajiwa meski masih gagal. Selain itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menjaga habitat tanaman ini di kawasan hutan. Bagi masyarakat sekitar hutan, temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi benteng pelestarian tanaman obat yang selama ini diambil langsung dari alam.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Preservation Efforts of Pranajiwa (Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn.) Based on Tri Hita Karana by Balinese Community karya Rubangi Al Hasan Rubangi, Krisnawati Krisnawati Krisnawati dan Anita AD Rahayu Anita, terbit di Jurnal Wasian Vol. 9 No. 1 (2021). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Rubangi, R. A. H., Krisnawati, K. K., & Anita, A. A. R. (2021). Preservation Efforts of Pranajiwa (Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn.) Based on Tri Hita Karana by Balinese Community. Jurnal Wasian, 9(1), 48–62. https://doi.org/10.62142/mcxb2952

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark