Gambar: sampul artikel, dari Avila Delvion dkk. (2025), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada menilai kemitraan konservasi di Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara Timur, memberi dampak nyata bagi penghidupan masyarakat adat Saga di sekitar kawasan. Penelitian Bertila Avila Delvion, Dwiko Budi Permadi, dan Hero Marhaento yang terbit di Jurnal Wasian ini menyoroti bagaimana kemitraan tersebut memperkuat berbagai modal penghidupan masyarakat, mulai dari alam, manusia, sosial, hingga finansial.
Menurut penelitian ini, taman nasional menetapkan zona tradisional untuk praktik agroforestri kopi, sehingga masyarakat memperoleh akses mengelola lahan sekaligus merawat ekosistem yang terdegradasi. Warga juga mendapat pelatihan sebagai pemandu wisata alam (eco-interpreter), sementara kelompok adat Saga diperkuat kelembagaannya. Kemitraan ini turut membuka akses dan infrastruktur yang menunjang ekonomi dan pariwisata desa, meski manfaat finansialnya baru terasa secara tidak langsung. Skema kemitraan dinilai dapat menjadi jalan keluar dari konflik tenurial atau sengketa penguasaan lahan.
Bagi masyarakat sekitar hutan, temuan ini menunjukkan bahwa konservasi tidak harus menyingkirkan warga dari sumber penghidupan. Namun tim peneliti mencatat upaya lanjutan masih diperlukan agar program kemitraan konservasi ini lebih efektif dan berhasil.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Fostering Sustainabel Livelihood of the Saga Indigenous Community through Conservation Partnership in Kelimutu National Park, Nusa Tenggara Timur karya Bertila Avila Delvion, Dwiko Budi Permadi dan Hero Marhaento, terbit di Jurnal Wasian Vol. 10 No. 02 (2025). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Avila Delvion, B., Permadi, D. B., & Marhaento, H. (2025). Fostering Sustainabel Livelihood of the Saga Indigenous Community through Conservation Partnership in Kelimutu National Park, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Wasian, 10(02), 18–24. https://doi.org/10.62142/esswj444
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!