Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jul 07, 2018 · Research · 1 min read
Hama Ulat Manglid Lebih Ganas di Hutan Monokultur daripada Agroforestri
1100 views
0 comments
0 likes

Hama Ulat Manglid Lebih Ganas di Hutan Monokultur daripada Agroforestri

Serangan hama ulat Graphium agamemnon pada manglid monokultur mencapai 39,25%, lebih tinggi dibanding agroforestri 25,75%. Parasitoid alami Diaparsis sp. ditemukan menekan hama ini.

Gambar: sampul artikel, dari Endah dan Aji (2018), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Agroforestry mencatat serangan hama ulat Graphium agamemnon pada tanaman manglid (Magnolia champaca) lebih tinggi di pola monokultur dibanding agroforestri. Serangan di monokultur mencapai 39,25%, sedangkan di agroforestri 25,75%. Penelitian ini diterbitkan di Jurnal Wasian pada 2018.

Selain mengukur serangan, tim juga mengidentifikasi musuh alami hama tersebut. Larva G. agamemnon ternyata diserang oleh parasitoid Diaparsis sp. Tingkat parasitisasi di pola monokultur tercatat 55,00%, sedangkan di agroforestri lebih tinggi, yaitu 66,67%.

Temuan ini penting bagi petani dan pengelola hutan yang menanam manglid. Pola agroforestri tidak hanya menurunkan intensitas serangan hama, tetapi juga mendukung kerja parasitoid alami. Dengan begitu, pengendalian hama dapat mengandalkan musuh alami dan mengurangi ketergantungan pada pestisida.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Intensity Attack of Leaf Pest Graphium agamemnon L. and Its Parasitoid Potency on Monoculture and Agroforestry Manglid (Magnolia champaca) Patterns karya Endah Suhaendah Endah dan Aji Winara Aji, terbit di Jurnal Wasian Vol. 5 No. 1 (2018). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Endah, E. S., & Aji, A. W. (2018). The Intensity Attack of Leaf Pest Graphium agamemnon L. and Its Parasitoid Potency on Monoculture and Agroforestry Manglid (Magnolia champaca) Patterns. Jurnal Wasian, 5(1), 15–20. https://doi.org/10.62142/vq2j2w60

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark