Gambar: sampul artikel, dari Diah dan Isdomo (2019), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado menelaah bagaimana warga Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, memandang hutan dan memanfaatkannya. Pinogu merupakan enclave atau kawasan permukiman yang berada di dalam Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Penelitian dilakukan pada 2017 di lima desa, yaitu Bangiyo, Pinogu Induk, Pinogu Permai, Tilongibila, dan Dataran Hijau, dengan mewawancarai 150 responden. Hasilnya, persepsi warga terhadap hutan tergolong cukup baik, dengan nilai 79,69 dari rentang 40 sampai 100.
Menurut penelitian ini, persepsi warga dipengaruhi oleh posisi mereka di dalam masyarakat desa. Warga juga memanfaatkan berbagai hasil hutan: kayu keras, rotan, tanaman obat, satwa liar, buah hutan, jamur hutan, dan madu. Bahan-bahan itu diperoleh dari hutan di sekitar Pinogu dan dari dalam kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa hutan bagi warga enclave bukan sekadar bentang alam, melainkan sumber kebutuhan sehari-hari. Bagi pengelola taman nasional dan pemerintah daerah, cara pandang warga yang cukup baik dapat menjadi modal untuk melibatkan mereka dalam menjaga kawasan, terutama karena pemanfaatan hasil hutan tetap berlangsung di dalam taman nasional.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Perception of Local Community of Pinogu Toward Forest and Its Utilization karya Diah Irawati Dwi Arini Diah dan Isdomo Yuliantoro Isdomo, terbit di Jurnal Wasian Vol. 6 No. 2 (2019). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Diah, D. I. D. A., & Isdomo, I. Y. (2019). Perception of Local Community of Pinogu Toward Forest and Its Utilization. Jurnal Wasian, 6(2), 111–123. https://doi.org/10.62142/7qbgnp11
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!