Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jan 05, 2020 · Research · 1 min read
Warga Sarawet di Minahasa Utara Rasakan Dampak Perubahan Iklim, Ini Bentuk Adaptasinya
1232 views
0 comments
0 likes

Warga Sarawet di Minahasa Utara Rasakan Dampak Perubahan Iklim, Ini Bentuk Adaptasinya

Hampir semua warga Desa Sarawet, Minahasa Utara, mengaku merasakan gejala perubahan iklim berupa musim yang bergeser. Gagal panen dan kekeringan jadi dampak yang paling terasa.

Gambar: sampul artikel, dari Isdomo dan Nurlita (2019), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado menelaah bagaimana warga Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, memahami dan menyesuaikan diri terhadap perubahan iklim. Hasilnya, 96,67 persen warga mengaku sudah merasakan gejala dan dampak perubahan iklim, terutama musim yang terasa ekstrem atau bergesernya waktu hujan dan kemarau. Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Wasian pada 2019.

Dampak yang paling banyak dirasakan warga adalah gagal panen, pendapatan dari pertanian yang menurun, dan kekeringan. Menurut penelitian ini, persepsi tersebut menunjukkan masih kurangnya informasi tentang lingkungan dan kehutanan di masyarakat. Untuk menghadapi kondisi itu, warga sudah melakukan sejumlah upaya sendiri, antara lain mengganti jenis tanaman dengan yang lebih tahan kekurangan air, serta memenuhi kebutuhan air bersih dari sumur pusat dan memanfaatkan mata air dari hulu.

Bagi masyarakat pesisir seperti di Sarawet, kemampuan menyesuaikan diri menjadi kunci agar penghidupan dari pertanian dan sumber air tetap bertahan saat musim bergeser. Berdasarkan analisis SWOT, tim peneliti menilai strategi yang tepat untuk mendorong adaptasi di desa ini adalah dengan meningkatkan kapasitas adaptif masyarakat, antara lain melalui penyediaan informasi iklim dan lingkungan yang lebih mudah dipahami warga.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Perception and Adaptation of Coastal Community Toward Climate Change at Sarawet Village of North Minahasa Regency karya Isdomo Yuliantoro Isdomo dan Nurlita Indah Wahyuni Nurlita, terbit di Jurnal Wasian Vol. 6 No. 2 (2019). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Isdomo, I. Y., & Nurlita, N. I. W. (2019). Perception and Adaptation of Coastal Community Toward Climate Change at Sarawet Village of North Minahasa Regency. Jurnal Wasian, 6(2), 89–99. https://doi.org/10.62142/wr13cn30

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark