Gambar: sampul artikel, dari Wahyudi dkk. (2018), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar menganalisis karakteristik dan tipologi Daerah Aliran Sungai (DAS) Mapili di Provinsi Sulawesi Barat. Kajian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian pada 2018 itu menemukan bahwa DAS Mapili tidak bisa dikelola dengan satu cara seragam. Ada dua tipe wilayah dengan ciri dan persoalan yang berbeda.
Tipe pertama berada di bagian tengah dan hulu DAS. Wilayah ini berpenduduk jarang, sekitar 97 orang per kilometer persegi, tetapi curah hujannya tinggi, lebih dari 2.500 mm per tahun. Tipe kedua berada di hilir dengan kondisi sebaliknya: penduduknya padat, sekitar 377 orang per kilometer persegi, sementara curah hujan rendah, di bawah 1.500 mm per tahun. Menurut penelitian ini, kedua tipe tersebut menghadapi masalah DAS yang tidak sama, sehingga penanganannya pun perlu dibedakan.
Bagi masyarakat sekitar hutan dan pemerintah daerah, temuan ini menjadi dasar untuk menyusun program pengelolaan DAS yang lebih tepat sasaran. Wilayah hulu yang basah menghadapi persoalan berbeda dari hilir yang padat dan kering. Penelitian ini menekankan bahwa karakteristik fisik, sosial, ekonomi, budaya, dan kelembagaan DAS Mapili saling memengaruhi sistem pengelolaannya.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Analysis of Characteristics and Typology of Mapili Watershed West Sulawesi Province karya Wahyudi Isnan Wahyudi, Wahyudi Isnan Wahyudi dan Hasnawir Hasnawir Hasnawir, terbit di Jurnal Wasian Vol. 5 No. 1 (2018). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Wahyudi, W. I., Wahyudi, W. I., & Hasnawir, H. H. (2018). Analysis of Characteristics and Typology of Mapili Watershed West Sulawesi Province. Jurnal Wasian, 5(1), 21–34. https://doi.org/10.62142/jka41436
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!