Gambar: sampul artikel, dari Yonky (2018), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Formula Faustmann, rumus ekonomi kehutanan yang selama ini banyak dipakai di hutan tanaman, ternyata bisa diterapkan pada pengelolaan hutan alam dengan sistem tebang pilih di Indonesia. Hal ini disimpulkan dalam penelitian Yonky Indrajaya dari Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Agroforestry yang diterbitkan di Jurnal Wasian pada 2018. Selama ini, pengelola hutan alam di Indonesia belum memakai formula tersebut dalam mengambil keputusan, dan lebih mengandalkan pertimbangan silvikultur, yaitu menghitung sisa tegakan yang bisa dipanen pada daur tebang berikutnya.
Penelitian ini mengkaji penerapan formula Faustmann pada sistem Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) yang berlaku saat ini. Menurut tim peneliti, formula itu dapat dipakai pada rezim tebang pilih di Indonesia bila didukung model pertumbuhan yang pasti, yakni model transisi matriks, dan model kerusakan yang kuat, yaitu matriks transisi dengan proporsi kerusakan berbeda pada setiap jenis dan kelas diameter. Dengan begitu, pengelola hutan alam berpeluang memperoleh keuntungan maksimal sekaligus menjaga kelestarian hutan.
Bagi masyarakat sekitar hutan dan pengelola hutan alam, temuan ini menawarkan cara berpikir yang lebih seimbang antara hasil ekonomi dan keberlanjutan. Selama ini aspek kelestarian dinilai hanya dari perhitungan sisa tegakan, tanpa memperhitungkan keuntungan secara ekonomi. Penelitian ini merupakan kajian kualitatif berbasis telaah pustaka, sehingga penerapannya di lapangan masih perlu diuji lebih lanjut.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Study of Faustmann Formula Application in Sustainable Natural Forest Management in Indonesia karya Yonky Indrajaya Yonky, terbit di Jurnal Wasian Vol. 5 No. 1 (2018). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Yonky, Y. I. (2018). The Study of Faustmann Formula Application in Sustainable Natural Forest Management in Indonesia. Jurnal Wasian, 5(1), 57–65. https://doi.org/10.62142/0wktcp40
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!