Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jan 06, 2021 · Research · 1 min read
Lima Jamur Liar Bernilai Ekonomi Ditemukan di Pulau Belitong
1146 views
0 comments
0 likes

Lima Jamur Liar Bernilai Ekonomi Ditemukan di Pulau Belitong

Tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor mencatat lima jenis jamur liar yang dikonsumsi dan diperdagangkan masyarakat Pulau Belitong, Bangka Belitung. Salah satunya berpotensi dibudidayakan.

Gambar: sampul artikel, dari Ivan (2020), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Tim peneliti dari Divisi Mikologi, Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor mencatat lima jenis jamur liar yang dikonsumsi dan diperdagangkan masyarakat di Pulau Belitong, Provinsi Bangka Belitung. Kelima jamur itu adalah kulat pelandok (Amanita sect. caesarea), kulat pelawan (Heimioporus sp.), kulat tiong (Hygrocybe cf. conica), kulat sukatan (Phylloporus sp.), dan kulat sawit (Volvariella sp.). Penelitian ini dilakukan pada 2018–2019 dan dipublikasikan di Jurnal Wasian.

Jamur-jamur itu bukan sekadar makanan tambahan. Masyarakat setempat menjualnya, sehingga menjadi komoditas musiman yang penting bagi pendapatan warga. Menurut penelitian ini, kulat pelawan punya harga jual paling tinggi dibandingkan jamur lainnya. Temuan itu menunjukkan jamur ini berpeluang besar untuk dikembangkan ke tahap budidaya. Tiga dari lima jamur tersebut hidup bersimbiosis dengan pohon: kulat pelandok dengan puspa (Schima wallichii) dan kulat pelawan dengan pelawan (Tristaniopsis merguensis). Sementara itu, pohon inang kulat sukatan belum diketahui pasti.

Karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya menjaga pohon-pohon inang jamur tersebut. Jika pohonnya hilang, jamur yang bernilai ekonomi itu juga terancam. Bagi masyarakat sekitar hutan di Belitong, menjaga puspa dan pelawan berarti menjaga sumber penghasilan musiman mereka.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Potency of Some Wild Edible Mushrooms with Economic Value in Belitong Island, The Province of Bangka Belitung karya Ivan Permana Putra Ivan, terbit di Jurnal Wasian Vol. 7 No. 2 (2020). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Ivan, I. P. P. (2020). The Potency of Some Wild Edible Mushrooms with Economic Value in Belitong Island, The Province of Bangka Belitung. Jurnal Wasian, 7(2), 121–135. https://doi.org/10.62142/bj56zg91

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark