Gambar: sampul artikel, dari Irawan dkk. (2015), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Penelitian Kehutanan Manado mengidentifikasi jamur Colletotrichum sp. sebagai penyebab penyakit bercak daun pada bibit cempaka (Magnolia elegans). Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian pada 2015 ini menegaskan pentingnya mengenali penyebab penyakit agar teknik pengendalian yang dipakai tepat sasaran.
Menurut penelitian tersebut, gejala awal penyakit ini muncul sebagai garis atau bercak pada permukaan daun dengan batas yang jelas. Bercak umumnya berwarna cokelat dan dikelilingi tepi yang lebih gelap. Pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan mengisolasi bibit yang terinfeksi, mengurangi intensitas tajuk, dan menggunakan fungisida yang sesuai.
Bagi masyarakat sekitar hutan dan pengelola persemaian, temuan ini menjadi acuan sederhana untuk mencegah penyakit menyebar di antara bibit cempaka. Cempaka sendiri merupakan jenis pohon yang banyak dimanfaatkan kayunya, sehingga bibit yang sehat menjadi kunci keberhasilan penanaman.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Identification Causes Leaf Spot Disease in Cempaka (Magnolia elegans (Blume.) H.Keng) Seedling and Its Control Techniques karya Arif Irawan Irawan, Illa Anggraeni Anggraeni dan Margaretta Christita Margaretta, terbit di Jurnal Wasian Vol. 2 No. 2 (2015). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Irawan, A. I., Anggraeni, I. A., & Margaretta, M. C. (2015). Identification Causes Leaf Spot Disease in Cempaka (Magnolia elegans (Blume.) H.Keng) Seedling and Its Control Techniques. Jurnal Wasian, 2(2), 87–94. https://doi.org/10.62142/mhayeq96
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!