Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jan 04, 2019 · Research · 1 min read
Ramuan Daun Pepaya dan Cabai Efektif Tekan Hama Jamur Tiram Putih
1136 views
0 comments
0 likes

Ramuan Daun Pepaya dan Cabai Efektif Tekan Hama Jamur Tiram Putih

Peneliti Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado menemukan campuran ekstrak daun pepaya dan cabai paling efektif menekan serangan hama pada budidaya jamur tiram putih.

Gambar: sampul artikel, dari Margaretta dan Suryawan (2018), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado menguji tiga ramuan bioinsektisida untuk melindungi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dari serangan hama. Hasilnya, campuran ekstrak daun pepaya dan cabai paling ampuh. Temuan ini diterbitkan di Jurnal Wasian pada 2018.

Ramuan itu terdiri dari ekstrak daun pepaya, cabai, dan air dengan perbandingan 1:1:2. Menurut penelitian ini, ramuan tersebut mampu menekan jumlah tubuh buah jamur yang rusak hingga 84 persen. Panennya dua kali lebih banyak dan diameter jamurnya 1,3 kali lebih besar dibandingkan tanaman kontrol. Dua ramuan lain yang diuji hanya berbahan daun pepaya atau hanya cabai.

Bagi pembudidaya jamur tiram, serangan hama menjadi kendala yang mengurangi hasil panen. Ramuan berbahan daun pepaya dan cabai ini menawarkan cara pengendalian yang memanfaatkan bahan alami di sekitar rumah, sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih murah dan mudah dibuat sendiri.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Effectiveness of Papaya Leaves and Chili Pepper (Capsium fructescens) as Bioinsecticide for White Oyster Mushroom (Pleuroutus ostreatus) Cultivation karya Margaretta Christita Margaretta dan Ady Suryawan Suryawan, terbit di Jurnal Wasian Vol. 5 No. 2 (2018). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Margaretta, M. C., & Suryawan, A. S. (2018). The Effectiveness of Papaya Leaves and Chili Pepper (Capsium fructescens) as Bioinsecticide for White Oyster Mushroom (Pleuroutus ostreatus) Cultivation. Jurnal Wasian, 5(2), 79–88. https://doi.org/10.62142/486z7v56

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark