Gambar: sampul artikel, dari Sahindomi dkk. (2022), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Universitas Halu Oleo menganalisis tingkat kerawanan kebakaran hutan di Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-Nipa, tepatnya di Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Hasilnya, kawasan ini memiliki tiga tingkat kerawanan: tinggi seluas 68,51 ha, sedang 62,29 ha, dan rendah 143,35 ha. Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Wasian pada 2022.
Menurut penelitian tersebut, faktor yang paling memengaruhi kerawanan kebakaran adalah tutupan lahan serta akses masyarakat, yaitu jarak dari jalan dan jarak dari permukiman. Artinya, area yang tutupan lahannya mudah terbakar dan dekat dengan aktivitas warga lebih berisiko mengalami kebakaran. Sebaliknya, lokasi yang jauh dari jalan dan permukiman cenderung lebih rendah risikonya.
Temuan ini penting karena Tahura Nipa-Nipa merupakan salah satu kawasan pelestarian alam di Sulawesi Tenggara yang tidak lepas dari masalah kebakaran hutan. Kebakaran yang tidak tertangani dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat dan mengurangi tutupan hutan. Bagi warga sekitar hutan dan pemerintah daerah, peta kerawanan ini bisa menjadi acuan untuk menentukan prioritas pencegahan, terutama di area berkerawanan tinggi yang berdekatan dengan permukiman dan jalan.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Analyses of Forest Fire Vulnerability at Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-Nipa Kendari City karya Sahindomi Bana Sahindomi, Wa Ode Nur Hasanah Wa Ode, Laode Sabaruddin Laode, Hasbullah Syaf Hasbullah, Lies Indriyani Lies, Junartin Teke Junartin dan La Gandri Gandri, terbit di Jurnal Wasian Vol. 9 No. 1 (2022). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Sahindomi, S. B., Wa Ode, W. O. N. H., Laode, L. S., Hasbullah, H. S., Lies, L. I., Junartin, J. T., & Gandri, L. G. (2022). The Analyses of Forest Fire Vulnerability at Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-Nipa Kendari City. Jurnal Wasian, 9(1), 13–29. https://doi.org/10.62142/jyntyw26
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!