Gambar: sampul artikel, dari Retno (2016), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar menemukan bahwa penanaman tanaman penutup tanah (cover crop) yang diikuti penanaman pohon yang diinokulasi mikoriza mempercepat pemulihan lahan bekas tambang batu kapur. Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian tahun 2016 ini menilai pemulihan lahan melalui kehadiran fauna tanah berukuran kecil, atau mesofauna tanah, yang peka terhadap gangguan manusia dan berperan dalam proses ekologi.
Penelitian dilakukan pada empat tipe lahan bekas tambang kapur: lahan terbuka tanpa penanaman, lahan bercover crop, lahan tanaman tanpa inokulasi mikoriza, dan lahan tanaman dengan inokulasi mikoriza. Hasilnya, kepadatan individu, keragaman, dan kekayaan jenis mesofauna tanah lebih tinggi di lahan bercover crop dan lahan tanaman bermikoriza dibandingkan lahan lainnya. Kehadiran keluarga Formicidae (semut) yang mendominasi kedua lahan itu, serta munculnya kelompok Acari (tungau) hanya di lahan bermikoriza, juga menjadi penanda pemulihan lahan tambang kapur.
Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa upaya revegetasi tidak cukup dinilai dari tumbuhan yang tumbuh di atasnya. Kehidupan di dalam tanah, yang menjadi dasar kesuburan dan siklus hara, ikut menjadi ukuran keberhasilan pemulihan lahan bekas tambang. Bagi masyarakat sekitar hutan dan lahan tambang, pendekatan cover crop dan bibit bermikoriza dapat menjadi cara yang relatif murah untuk memulai pemulihan lahan yang rusak.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Soil Mesofauna Response to Cover Crops and Mycorrhizal Inoculated Plantation on Limestone Quarry Revegetation karya Retno Prayudyaningsih Retno, terbit di Jurnal Wasian Vol. 3 No. 1 (2016). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Retno, R. P. (2016). Soil Mesofauna Response to Cover Crops and Mycorrhizal Inoculated Plantation on Limestone Quarry Revegetation. Jurnal Wasian, 3(1), 01–08. https://doi.org/10.62142/bx5xpx96
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!