Kehutanan UNISMUH Logo
CTRL D
Forestry Department Office
Jan 03, 2022 · Research · 1 min read
Benih Sengon Simpanan Dua Tahun Bisa Diselamatkan dengan Air Bergelembung Nano
1003 views
0 comments
0 likes

Benih Sengon Simpanan Dua Tahun Bisa Diselamatkan dengan Air Bergelembung Nano

Penelitian di IPB dan Balai Litbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan menunjukkan perendaman benih sengon dalam air bergelembung ultrahalus (UFB) lebih efektif memulihkan daya tumbuh dibanding PEG 6000.

Gambar: sampul artikel, dari Iskandar dkk. (2021), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.

Benih sengon (Falcataria moluccana) yang disimpan dua tahun mengalami penurunan daya tumbuh. Tim peneliti dari Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, bersama Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan menguji dua cara perendaman untuk memulihkan mutu benih tersebut. Hasilnya, perendaman dalam air bergelembung ultrahalus atau ultra fine bubble (UFB) lebih efektif daripada larutan polyethylene glycol (PEG 6000).

Dalam penelitian yang terbit di Jurnal Wasian, benih sengon diberi tiga tingkat daya berkecambah, yaitu 62 persen (benih awal), 83 persen, dan 57 persen. Pada benih dengan daya kecambah 57 persen, perendaman dalam air UFB yang diinjeksi oksigen 99 persen meningkatkan daya berkecambah, kecepatan berkecambah, dan indeks vigor. Untuk benih dengan daya kecambah 62 persen, air UFB yang diinjeksi udara lingkungan memberi hasil terbaik pada daya berkecambah, waktu untuk mencapai 50 persen berkecambah (T50), dan indeks vigor. Sementara pada benih dengan daya kecambah 83 persen, perlakuan perendaman tidak memberi perbedaan nyata.

Temuan ini penting bagi petani dan pembibitan sengon. Sengon adalah jenis cepat tumbuh yang banyak ditanam masyarakat, sehingga benih yang tersimpan lama dan daya tumbuhnya menurun masih bisa dimanfaatkan. Menurut penelitian ini, perbaikan viabilitas dan vigor benih lebih efektif dengan UFB dibandingkan PEG 6000, terutama untuk benih yang daya tumbuhnya sudah sangat rendah.

Sumber dan cara mengutip

Berita ini ditulis dari artikel ilmiah The Effect of Invigoration Using Polyethylene Glycol And Ultra Fine Bubble on Improving of Sengon Seeds (Falcataria Moluccana Miq.) Quality After Two Years Storage karya Iskandar Z Siregar Iskandar, Riki Ramdhani Riki, Evayusvita Rustam Evayusvita dan Dede J Sudrajat Dede, terbit di Jurnal Wasian Vol. 8 No. 2 (2021). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.

Kutip artikel aslinya (APA 7):

Iskandar, I. Z. S., Riki, R. R., Evayusvita, E. R., & Dede, D. J. S. (2021). The Effect of Invigoration Using Polyethylene Glycol And Ultra Fine Bubble on Improving of Sengon Seeds (Falcataria Moluccana Miq.) Quality After Two Years Storage. Jurnal Wasian, 8(2), 133–143. https://doi.org/10.62142/gssde457

Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.

Share this post
Comments (0)
Please sign in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to comment!

About the Author
Forestry Department Office
Share This Post

Theme Customization

Layout:
Vertical
Horizontal
Semi Box
Content Width:
Default
Box
Layout Direction:
LTR
RTL
Layout Mode:
Light
Dark
System
Sidebar Size:
Default
Medium
Icon
Icon hover
Sidebar Color:
Light
Dark