Gambar: sampul artikel, dari Hamdan dkk. (2014), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan mengevaluasi pertumbuhan merbau (Intsia bijuga) pada umur 5 tahun di Sobang, Banten. Penelitian ini bertujuan menyediakan materi genetik yang baik untuk penanaman di masa depan. Uji coba ditanam pada 2007 dengan 100 keluarga dari 10 provenans, masing-masing empat pohon per keluarga dengan jarak tanam 4 x 4 meter.
Pada umur 5 tahun, tingkat hidup antar provenans berbeda nyata, berkisar 41,61 hingga 65,11 persen. Tinggi rata-rata tanaman 1,04 sampai 2,82 meter dan diameter batang 1,24 sampai 1,59 sentimeter. Variasi antar keluarga juga nyata pada tinggi dan diameter. Tingkat hidup keluarga berkisar 12,5 sampai 91,67 persen, tinggi rata-rata 0,52 sampai 2,55 meter, dan diameter 0,90 sampai 2,44 sentimeter.
Penelitian mencatat nilai heritabilitas individu untuk tinggi 0,344 dan diameter 0,259. Heritabilitas keluarga untuk tinggi dan diameter tergolong sedang, yaitu 0,573 dan 0,491. Korelasi genetik antara pertumbuhan tinggi dan diameter positif dan tinggi, yakni 0,834. Bagi masyarakat dan pengelola hutan, hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan benih dari provenans dan keluarga tertentu dapat membantu mendapatkan bibit merbau yang tumbuh lebih baik.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Plant Growth Variation At Combined Progeny And Provenance Of 5-Year-Old Intsia Bijuga (Colebr. )O.Kuntze In Sobang, Banten karya Hamdan Adma Hamdan, Sugeng Pudjiono Sugeng, Burhan Ismail Ismail dan Mahfudz Mahfudz, terbit di Jurnal Wasian Vol. 1 No. 2 (2014). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Hamdan, H. A., Sugeng, S. P., Ismail, B. I., & Mahfudz, M. (2014). Plant Growth Variation At Combined Progeny And Provenance Of 5-Year-Old Intsia Bijuga (Colebr. )O.Kuntze In Sobang, Banten. Jurnal Wasian, 1(2), 65–72. https://doi.org/10.62142/hq5bne96
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!