Gambar: sampul artikel, dari Prastyono dan Susanto (2015), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan mengevaluasi pertumbuhan ulin (Eusideroxylon zwageri T. et B.) dalam uji keturunan di Bondowoso, Jawa Timur, pada umur 5,5 tahun. Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian ini melibatkan 49 keluarga dari tiga provenansi, yaitu Batanghari, Berau, dan Kutai Kertanegara. Hasilnya, keluarga dari provenansi Batanghari menunjukkan pertumbuhan diameter batang dan tinggi tanaman terbaik dibandingkan provenansi lain.
Penelitian mencatat perbedaan nyata tinggi tanaman antar keluarga dalam satu provenansi, tetapi diameter batang tidak berbeda nyata baik antar provenansi maupun antar keluarga. Faktor non-genetik atau lingkungan memberi pengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ulin hingga umur 5,5 tahun, yang ditunjukkan oleh besarnya komponen ragam sisa. Nilai heritabilitas individu untuk tinggi tanaman tergolong tinggi (0,37), sedangkan diameter batang tergolong sedang (0,26). Korelasi genetik antara diameter batang dan tinggi tanaman tergolong kuat (0,95).
Informasi ini penting untuk program pemuliaan ulin ke depan. Dengan mengetahui keluarga yang tumbuh paling baik dan besarnya pengaruh genetik pada sifat tinggi tanaman, pemulia dapat memilih materi tanam yang lebih tepat untuk menghasilkan ulin berkualitas. Ulin sendiri dikenal sebagai kayu keras yang bernilai tinggi dan banyak dimanfaatkan masyarakat, sehingga perbaikan genetik diharapkan mendukung pengelolaan hutan dan budidayanya.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Variation in Growth Traits of Ironwood (Eusideroxylon zwageri T. ET B.) Progeny Trial in Bondowoso karya Prastyono Prastyono dan Mudji Susanto Susanto, terbit di Jurnal Wasian Vol. 2 No. 2 (2015). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Prastyono, P., & Susanto, M. S. (2015). Variation in Growth Traits of Ironwood (Eusideroxylon zwageri T. ET B.) Progeny Trial in Bondowoso. Jurnal Wasian, 2(2), 79–86. https://doi.org/10.62142/64rkka15
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!