Gambar: sampul artikel, dari Hamdan dan Mahfudz (2016), Jurnal Wasian, lisensi CC BY-NC 4.0.
Tim peneliti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan mengevaluasi pertumbuhan klon jati (Tectona grandis L.f.) di Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Wasian tahun 2016 ini bertujuan menilai performa klon jati yang dapat dikembangkan untuk hutan tanaman dan hutan rakyat. Dua plot uji klon dibangun, masing-masing pada tahun 2002 dengan 20 klon dan tahun 2005 dengan 100 klon.
Pada umur 5 tahun, rata-rata tinggi pohon di kedua plot berkisar 8,73 hingga 9,97 meter, diameter batang 8,61 hingga 13,14 sentimeter, dan volume pohon diperkirakan 0,046 sampai 0,103 meter kubik. Tim peneliti juga mengestimasi heritabilitas klon untuk sifat tinggi dan diameter. Di plot pertama, nilainya 0,18 untuk tinggi dan 0,29 untuk diameter; di plot kedua, 0,32 untuk tinggi dan 0,38 untuk diameter. Nilai heritabilitas sedang ini menunjukkan bahwa seleksi genetik untuk perbaikan pertumbuhan jati masih mungkin dilakukan.
Bagi masyarakat dan pengelola hutan di Indonesia, hasil ini memberi gambaran bahwa tidak semua klon jati tumbuh sama. Dengan memilih klon yang tepat, produktivitas hutan rakyat dan hutan tanaman jati dapat ditingkatkan. Namun penelitian ini mencatat bahwa evaluasi masih terbatas pada umur 5 tahun, sehingga pengamatan jangka panjang diperlukan untuk memastikan keunggulan klon.
Sumber dan cara mengutip
Berita ini ditulis dari artikel ilmiah Genetic Parameter Estimation of Teak Clonal Test At 5 Years Old in Wonogiri, Central Java karya Hamdan Adma Adinugraha Hamdan dan Mahfudz Mahfudz, terbit di Jurnal Wasian Vol. 3 No. 1 (2016). Artikel lengkapnya dapat dibaca gratis di situs Jurnal Wasian.
Kutip artikel aslinya (APA 7):
Hamdan, H. A. A., & Mahfudz, M. (2016). Genetic Parameter Estimation of Teak Clonal Test At 5 Years Old in Wonogiri, Central Java. Jurnal Wasian, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.62142/9jtx2319
Jika Anda memakai temuan penelitian ini dalam tugas, skripsi atau tulisan lain, kutip artikel aslinya di atas, bukan berita ini. Artikel asli berlisensi CC BY-NC 4.0.
No comments yet. Be the first to comment!